Selasa, 03 Desember 2019

SEHATBOX

Sehatbox comes to offer a solution to anybody who wants to have a healthy life, but at the same time are having a very high work intensity, so they cannot provide themselves with healthy food. Sehatbox is a food catering which specializes in providing healthy food, Sehatbox has 9 special menus: Shirataki Salmon, Fried Red Rice, Chicken Soto + Red Rice, Chicken Teriyaki, Cah Baby Kalian, Red Rice Onigiri, Chicken Kalisan, Stir-fry Chayote, and Fried Baby Potato.

The benefits of setting up a business:
Business culinary offers a variety of great advantages for the owner and at the same time for the community and environment that participate as well. Business owners can provide employment for those young people who have not yet found work. Especially young people who are interested in culinary. The benefits here are divided into two, namely economic benefits and social benefits.


Economic benefits:

  • Get a big profit.
  • Offering products at affordable prices.
Social benefits:
  • Facilitate the community in finding healthy and tasty food
  • Make it easy for vegetarians and veganists to find foods that fit their tastes.
  • Providing alternatives for diet beginners and the general public who want to try healthy foods with low calories. 
And as for the target market, we are targeting this product to a worker that live and work in Jakarta. Why Jakarta? Because we see the economic potential of the city of Jakarta is very high and will produce substantial results as well. In addition, our target market is people who are on a diet, and those who have an interest in low-calorie foods. The main thing that we pay attention to and prioritize on is service, product completeness and cleanliness will be our priority.

The strength of our product is seeing the rise of low-calorie food lovers makes the demand for healthy food for the diet increases. Opportunities for catering to diets and healthy foods with low calories become very large because their need for good, delicious and healthy food will increase and market demand will continue to increase.

The weakness of our product is Healthy food certainly won't use preservatives. To improve the level of health and hygiene, we strongly avoid chemicals, so that Sehatbox food ingredients will be easily stale, and will only last for 12 hours.

Product Capital :
1. Shirataki Salmon 
- Shirataki Salmon
- Shirataki Noodle: Rp.7000 / pack
- Sesame oil: Rp.25,000 / bottle
- Teriyaki Sauce: Rp.10,000 / bottle
- Roasted Nori: Rp.6000 / pack
- Tobiko: Rp.150,000 / 500gr
- Salmon: Rp.200,000 / 1kg
- Kitchen Salt: Rp. 10,000 / 2pack
- Mayonnaise: Rp. 60,000 / 1kg

2. Red Fried Rice
- Olive Oil: Rp.60,000 / 500gr
- Shallots: Rp.30,000 / kg
- Garlic: Rp.30,000 / kg
- Red Chili: Rp.40,000 / kg
- Red rice: Rp.60,000 / 2kg
- Chicken Egg: Rp. 23,000 / kg
- Kitchen Salt: Rp. 10,000 / 2pack
- Sweet Soy Sauce: Rp.24,000 / 600ml

3. Chicken Soto + Red Rice
- Chicken: IDR 30,000 / kg
- Tomatoes: Rp.5000 / kg
- Leek: Rp.14,000 / kg
- Lemongrass: Rp.15,000 / kg
- Orange Leaves: Rp.25,000 / kg
- Pepper Powder: Rp.10,000 / 12 sachets
- Coriander powder: Rp.7000 / 40gr
- Kitchen Salt: Rp. 10,000 / 2pack
- Olive Oil: Rp.60,000 / 500gr
- Shallots: Rp.30,000 / kg
- Garlic: Rp.30,000 / kg
- Candlenut: IDR 45,000 / kg
-Turmeric: IDR 13,000 / kg
- Red rice: Rp.60,000 / 2kg

4. Teriyaki chicken, Cah Baby Kailan, and Onigiri Red Rice
- Chicken: IDR 30,000 / kg
- Bombay Onions: Rp. 20,000 / kg
- Garlic: Rp.30,000 / kg
- Margarine: Rp.11,000 / kg
- Teriyaki Sauce: Rp.10,000 / bottle
- Sweet Soy Sauce: Rp.24,000 / 600ml
- Red rice: Rp.60,000 / 2kg
- Roasted Nori: Rp.6000 / pack
- Baby Kailan: Rp. 18,000 / kg
- Red Chili: Rp.40,000 / kg

Kalasan chicken, sauteed chayote, and steamed baby potato
- Chicken: IDR 30,000 / kg
- Coconut water: 7000 / fruit
- Garlic: Rp.30,000 / kg
- Lemongrass: Rp.15,000 / kg
- Salam leaves: Rp.7000 / bunch
- Galangal: Rp.17,000 / kg
- Ginger: Rp.50,000 / kg
- Coriander powder: Rp.7000 / 40gr
- Brown Sugar: Rp. 18,000 / kg
-Kitchen Salt: Rp. 10,000 / 2pack
- Shallots: Rp.30,000 / kg
- Garlic: Rp.30,000 / kg
- Red Chili: Rp.40,000 / kg
- Pumpkin Siam: Rp.8000 / kg
- Baby potatoes: Rp.13,000 / kg

Food Box: Rp.900 / piece
Plastic Cutlery: Rp.9000 / 100piece
Paper Bag: Rp.1,500 / piece


Financial Plan Analysis
Cost planning
Daily production costs:

1. Shirataki Salmon
- Shirataki Noodle: Rp.7000 / pack
- Sesame oil: Rp.25,000 / bottle
- Teriyaki Sauce: Rp.10,000 / bottle
- Roasted Nori: Rp.6000 / pack
- Tobiko: Rp.150,000 / 500gr
- Salmon: Rp.200,000 / 1kg
- Kitchen Salt: Rp. 10,000 / 2pack
- Mayonnaise: Rp. 60,000 / 1kg

The total cost of raw materials is IDR 468,000
Projected Sales 25box / day = IDR 1,000,000
Net profit = IDR 1,000,000 - IDR 468,000 = IDR 532,000
So, the net profit per day that will be received from the sale of shirataki salmon is Rp. 532,000.

2. Red Fried Rice
The total cost of raw materials is Rp. 277,000
Projected Sales 25 boxes / day = IDR 1,000,000
Net profit = IDR 1,000,000 - IDR 277,000 = IDR 723,000
So, the net profit per day that will be received from the sale of brown fried rice is Rp. 723,000.

3. Chicken Soto + Red Rice
The total cost of raw materials is IDR 354,000
Projected Sales 25 boxes / day = IDR 875,000
Net profit = IDR 875,000 - IDR 354,000 = IDR 521,000
So, the net profit per day that will be received from the sale of chicken soup + red rice IDR 521,000.

4. Chicken Teriyaki, Cah Baby Kailan, and Onigiri Red Rice
The total cost of raw materials is IDR 249,000
Projected Sales 25 boxes / day = IDR 1,000,000
Net profit = Rp 1,000,000 - Rp 249,000 = Rp 751,000
So, the net profit per day that will be received from the sale of chicken teriyaki, baby kailan cah, and onigiri brown rice is Rp. 751,000.

5. Kalasan Chicken, Sauteed Pumpkin Siamese, and Steamed Baby Potato
The total cost of raw materials is Rp. 295,000
Projected Sales 25 boxes / day = IDR 1,000,000
Net profit = IDR 1,000,000 - IDR 295,000 = IDR 705,000
So, the net profit per day that will be received from the sale of kalasan chicken, sauteed chayote, and steamed baby potato is Rp. 705,000



Senin, 14 Oktober 2019

Dampak Kewirausahaan Terhadap Mahasiswa


Kewirausahaan
            Wirausaha dan kewirausahaan adalah 2 hal yang berbeda. Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk dapat merancang, mengelola dan mengendalikan usahanya, sedangkan kewirausahaan adalah suatu sikap atau kemampuan yang dapat menciptakan sesuatu yang bernilai dan mampu dirinya dan orang lain dalam bidang finansial. Dengan berkembangnya perekonomian Indonesia, kaum muda khususnya mahasiswa yang digadang gadang sebagai agent of change diharapkan bisa menjadi wirausahawan sukses yang dapat memberi andil dalam kehidupan perekonomian Indonesia, matakuliah kewirausahaan juga sudah banyak diterapkan oleh perguruan tinggi demi memberi pengetahuan dan bekal kepada mahasiswa ketika mereka lulus dari perguruan tinggi negeri.
Pada tulisan saya kali ini, saya akan menjabarkan 5 pendapat dari orang yang berbeda dan menganalisis perbedaan dari 5 pendapat tersebut.
            Menurut Sinarasri & Hanum (2012), Latar belakang pendidikan seseorang terutama yang terkait dengan bidang usaha, seperti bisnis dan manajemen atau ekonomi dipercaya akan mempengaruhi keinginan danminatnya untuk memulai usaha baru di masa mendatang. Selain pendidikan formal dalam bidang ekonomi dan bisnis, pendidikan non formal juga memiliki peran yang cukup penting dalam menumbuhkan minat dan motivasi kewirausahaan para mahasiswa. Pendidikan non formal bisa didapatkan melalui seminar, kursus, workshop, dan sebagainya. Faktor lain yang dipercaya memiliki pengaruh terhadap motivasi kewirausahaan mahasiswa adalah latar belakang pendidikan kewirausahaan yang diberikan oleh keluarga dan pengalaman bekerja. Orang tua akan memberikan corak budaya, suasana rumah, pandangan hidup dan pola sosialisasi yang akan menentukan sikap, perilaku serta proses pendidikan terhadap anak-anaknya. Penelitian-penelitian terdahulu juga menunjukkan bahwa pengalaman bekerja seseorang berpengaruh terhadap keinginannya untuk menjadi seorang wirausaha, mereka yang memiliki pengalaman bekerja mempunyai intensi kewirausahaan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak pernah bekerja sebelumnya.
            Menurut Widhiandono & Miftahuddin (2009), angka pengangguran di Indonesia di tahun 2009 diperkirakan sebesar 9 persen dari jumlah penduduk. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja baru yang mampu diserap dalam sector tradable (pertanian dan industri) hanya sebesar 430 ribu orang. Sementara pemerintah belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai semestinya para calon angkatan kerja baru termasuk mahasiswa/calon sarjana mampu mengembangkan pemikiran kreatifnya untuk menciptakan lapangan kerja baru. Namun hingga saat ini dunia wirausaha belum merupakan lapangan kerja yang diminati. Berdasarkan hasil Survey yang dilakukan oleh Litbang Media Group (April 2007), terhadap para mahasiswa diberbagai kota menunjukkan bahwa motivasi utk menjadi pengusaha masih rendah, yang terpikir sesudah lulus adalah langsung melamar pekerjaan (65%), sedangkan yang berminat membuka usaha baru sebesar 23%.
            Menurut Zoel Hutarabat (2017), Seiring meningkatnya minat kalangan muda menjadi wirausaha, institusi pendidikan diIndonesia mulai menawarkan pendidikan tinggi dengan konsentrasi kewirausahaan atau entrepreneurship yang dikemas ke dalam berbagai bentuk atau istilah seperti Sociopreneur,Technopreneur, dan sebagainya. Kurang lebih sejak 10 tahun terakhir perkembangan perguruantinggi dengan jurusan manajemen dan konsentrasi kewirausahaan mulai berkembang danmemiliki banyak peminat.Jauh sebelum perguruan tinggi menawarkan jurusan kewirausahaan, banyak orang yangsudah memulai untuk membuat usahanya sendiri atau yang sekarang dikenal dengan startup. Tidak diketahui pasti apa latar belakang pendidikan dari orang-orang yang telah mendirikanusahanya sendiri selama ini namun yang pasti ketika ditanyakan kebanyakan menyebutkan untukmemenuhi kebutuhan dan hidup keluarga, kepepet, dan alasan lainnya.
            Menurut Rosmiati, Junias & Munawar (2015), Pengetahuan kewirausahaan mendukung nilainilai wirausaha terutama bagi mahasiswa, sehingga diharapkan menumbuhkan jiwa usaha untuk berwirausaha. Sikap, motivasi dan minat mahasiswa sangat dibutuhkan bagi mahasiswa yang berwirausaha agar mampu mengidentifikasi peluang usaha, kemudian mendayagunakan peluang usaha untuk menciptakan peluang kerja baru. Minat mahasiswa dan pengetahuan mereka tentang kewirausahaan diharapkan akan membentuk kecenderungan mereka untuk membuka usaha baru di masa mendatang. Dalam rangka mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan bagi para mahasiswa dan menciptakan lulusan politeknik yang mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator), maka perlu diadakan pembinaan bagi mahasiswa agar mampu melaksanakan wirausaha (entrepreneur). Mahasiswa diarahkan berbagai program dalam rangka menumbuhkan aktivitas wirausaha dalam lingkungan mahasiswa, seperti Kuliah Kewirausahaan (KWU), Magang Kewirausahaan (MKU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), dan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang akan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa kelak lulus nanti.
            Menurut Sahdiyah & Setianingsih, Pendidikan entrepreneurship semakin berkembang beberapa tahun terakhir, mulai dari jenjang Pendidikan sekolah dasar hingga jenjang Pendidikan yang paling tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya perguruan tinggi yang telah menjadikan mata kuliah kewirausahaan sebagai mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa. Adanya dukungan dari Departemen Pendidikan Nasional dengan mengembangkan berbagai kebijakan dan program untuk mendukung terciptanya lulusan perguruan tinggi yang lebih siap bekerja dan menciptakan pekerjaan.
Tujuan penelitian dari Widhiandono & Miftahuddin (2009) adalah untuk menguji kecerdasan emosi dan latar belakang sosial terhadap kewirausahaan pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pengambilan sample dengan cara purposive sampling dengan kriteria sampel adalah mahasiswa aktifis organisasi. Hasil analisis membuktikan bahwa variabel kecerdasan emosi serta latar belakang sosial mempunyai hubungan signifikan dengan kewirausahaan yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi yang masingmasing sebesar 0,656 dan 0,433 dengan level significan (P)= 0.000 (P<0.001).
Tujuan penelitian dari Sinarasri & Hanum (2012) adalah untuk  menguji  pengaruh  faktor-faktor latar    belakang    pendidikan,    mata    kuliah    kewirausahaan,    pengetahuan    dan    pelatihan kewirausahaan,  pendidikan  kewirausahaan  keluarga  serta  pengalaman  bekerja  terhadap  motivasi kewirausahaan  mahasiswa.  Responden  penelitian  ini  adalah  mahasiswa  UNIMUS  berjumlah  80 orang.  Hasil  penelitian  ini  menemukan  bahwa  faktor mata  kuliah  kewirausahaan,  pengetahuan dan  pelatihan  serta  pengalaman  bekerja  berpengaruh positif  terhadap  motivasi  kewirausahaan mahasiswa.  Sedangkan  latar  belakang  pendidikan  dan pendidikan  kewirausahaan  keluarga  tidak berpengaruh  terhadap  motivasi  kewirausahaan  mahasiswa.  Akhirnya,  disarankan  agar  institusi pendidikan  lebih  banyak  memberikan  materi  mengenai kewirausahaan  untuk  meningkatkan motivasi mahasiswa dalam berwirausaha.
Tujuan penelitian dari Hutabarat (2017) adalah untuk mengetahui bahwa pendidikan formal kewirausahaan memiliki peran dalam pembentukan pola pikirkewirausahaan mahasiswa. Namun bagian mana yang memberi pengaruh paling besar dalamdiri mahasiswa untuk menjadi pengusaha? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengandepth interview dan studi literatur serta responden nya adalah mahasiswa Universitas Pelita Harapan. Hasil dari penelitian ini adalah keberadaan mata kuliah kewirausahaan sangat mendukung dan memberi kontribusiterhadap keinginan mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha. Dari seluruh narasumber yang diinterview, semua menyatakan bahwa latar belakang keluarga ternyata sangat memberi pengaruh terhadap keinginan menjadi seorang wirausaha.
Tujuan penelitian dari Rosmiati, Junias & Munawar (2015) adalah untuk mendapatkan gambaran minat mahasiswa menjalankan wirausaha. Rumusan masalahnya adalah apakah sikap dan motivasi menumbuhkan minat mahasiswa untuk menjalankan wirausaha. Metode penelitian ini adalah simple random sampling (acak) survei dengan pendekatan analisis kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dengan menggunakan bantuan SPSS. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel sikap dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha.
Tujuan penelitian dari Sahdiyah & Setianingsih untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menerapkan mata kuliah kewirausahaan yang telah diajarkan untuk semangat kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mata pelajaran kewirausahaan dijelaskan melalui variabel pemahaman (X1) dan penerapan (X2) terbukti berpengaruh signifikan terhadap variabel minat berwirausaha (Y).
Tujuan dari ke 5 journal diatas hampir mempunyai tujuan yang sama dan dari journal tersebut didapatkan hasil yang berbeda-beda, ada yang menyatakan bahwa latar belakang sosial mempunyai efek yang signifikan dengan kewirausahaan, sedangkan yang lain menyatakan bahwa latar  belakang  pendidikan  dan pendidikan  kewirausahaan  keluarga  tidak berpengaruh  terhadap  motivasi  kewirausahaan  mahasiswa. Dari hasil analisa dari ke 5 journal diatas dapat disimpulkan bahwa mata pelajaran kewirausahaan lebih memberi dampak terhadap tumbuhnya keinginan mahasiswa untuk berwirausaha dibandingkan dengan latar belakang mahasiswa tersebut.

Sources:
Sinarasri, A., & Hanum, A. N. (2012). Pengaruh latar belakang pendidikan terhadap motivasi kewirausahaan mahasiswa (Studi kasus mahasiswa UNIMUS di Semarang). Research diakses 10 Oktober 2019 pada https://docplayer.info/37533000-Pengaruh-latar-belakang-pendidikan-terhadap-motivasi-kewirausahaan-mahasiswa-studi-kasus-pada-mahasiswa-unimus-di-semarang.html
Widhiandono, H., & Miftahuddin, M. A. (2009). Hubungan kecerdasan emosi dan latar belakang sosial terhadap kewirausahaan dikalangan mahasiswa (Studi pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Research diakses 10 Oktober 2019 pada https://media.neliti.com/media/publications/29572-ID-hubungan-kecerdasan-emosi-dan-latar-belakang-sosial-terhadap-kewirausahaan-dikal.pdf
Hutabarat, Z. (2017). Minat mahasiswa untuk menjadi wirausahawan (Studi kasus: Mahasiswa Universitas Pelita Harapan). Research diakses 10 Oktober 2019 pada https://www.academia.edu/37803589/jurnal_kewirausahaan.pdf
Junias, D. T., & Munawar, S. (2015). Sikap, motivasi, dan minat berwirausaha mahasiswa. Politeknik Negeri Kupang, Kupang, 21–30 Maret 2015, 4: E.63–E.69. 

Selasa, 23 April 2019

Public Speaking Assigment




 Hasil gambar untuk lambang gunadarma

Public Speaking As A Lecturer
An article In Partial Fulfillment Of the Requirements for Public Speaking



          Nama              : Nadila Kusuma Astuti

                                                      Kelas                : 3SA01  
             
                                                      Jurusan             : Sastra Inggris

                                                      Mata Pelajaran : Public Speaking

                                                      Dosen                : Pak Ricky Perdana
                                    




           
                                   



FACULTY OF LETTERS AND CULTURE
GUNADARMA UNIVERSITY
JAKARTA
2019
ABSTRACT

Nadila Kusuma Astuti 15616264, Public Speaking As A Lecturer. English Department. Faculty of Letters and Culture. Gunadarma University. Jakarta. 2019

Abstract
On this article the researcher would like to expalin about being a public speaker by acting as if herself a lecturer by using the SAP provided in the internet.




TABLE OF CONTENTS
COVER...........................................................................................................i
ABSTRACT...................................................................................................ii
TABLE OF CONTENTS..............................................................................iii
      INTRODUCTION....................................................................................1
1.0              Background of Study..............................................................1
      RESULT OF THE RESEARCH.............................................................. 2
            2.1       Findings...................................................................................2























CHAPTER 1
INTRODUCTION
1.0       Background of Study
            The writer has been given task by the lecturer to make an article regarding public speaking. The writer chose to act as a lecturer on this article. I only utilize the first 10 weeks of the given SAP as it was intended by Mr. Ricky himself.















CHAPTER II
RESULT OF THE RESEARCH
            2.1  Findings
                        My job as a lecturer is to explain a subject to the student with a detail and understandable method, so that the student will understand with the subject easily. As a lecturer I shall not using an informal language when I am in the classroom. Before I start to explain the subject to the student I shall give a brief inroduction about the subject that are going to be taught and tell them what I mastered in. For example, I select a topic abot how and anaylze how is the student understanding about the sujbect that are given through e-books and I also will give my thought and my knowledge so the student will get a clearer picture. Let’s assume if I am going to teach about “Grammar Translation Method.” It’s a sure thing that I will give the definition and how the Grammar Translation Methhod applied. I will do a research about the Grammar Translation Method first so I will be able to deliver the subject as clear as possible, and do a discussion with the student if they have another opinion and start giving a task for a better understanding.

            I may make use of both scripts and cue cards as each has their own strengths and weeknesses: A script is too long but really detail, a cue card is short but it can be comprehend easily, to attract the student attention I will do a friendly not dominating interaction with them making them as comfortable as possible. I will also do better a speach infront of the class since I do it many times and gaining much experiences, Visual aid are easier to distract our eyes rather than textual aids which needs us to comprehend the message thoroughly, the use of projector is needed to a slideshow of a chapter, we prepare it by making a PowerPoint file and hand out the student the soft copy so that they can learn it outside the classroom. Before I start to teach I need to know about the classroom situation, if the classroom isn’t convenience and may distract our focus while learning then I will ask for another class. At first I obviously will feel nervous and didn’t do so good since I do blabbering alot, I may opt to stand or sit according to my needs when teaching, and I also do pay attention to the student learning their facial expression to determine if they are understand with the subject or not. Taking questions may out from the topic subject matter and take a lots of time, but it certainly will attract the student attention ad we can help them more anytime, If I am in a good mood or even bad mood I can always take control of myself, as for the student who have a hard time understanding the subject than I will give a easier or well-known thing to discuss, for example if they are insterested about movie then I will talking about “The Avengers.” Movie if they are interested in superhero movie.


Rabu, 12 Desember 2018

Mengintip Keindahan Pulau Miyakejima di Jepang.


Miyake-jima adalah pulau vulkanik yang berpenghuni di kepulauan Izu di Laut Filipina sekitar 180 kilometer tenggara Honshu, Jepang. Seperti pulau-pulau lain di kelompok Pulau Izu, Miyake-jima merupakan bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu.
          
        Pulau Miyajekima terletak di kota Kanagawa, kurang lebih 178 KM dari Tokyo. Kita bisa sampai ke pulau Miyajekima dengan menggunakan berbagai transportasi, misalnya : dengan pesawat yang memakan waktu sekiranya 1 jam, atau juga bisa menggunakan kapal ferry tetapi nilai minus-nya adalah kita harus berada di dalam kapal ferry selama 7 jam.

            Terlepas dari betapa sibuknya kota Tokyo, tidak begitu banyak orang yang mengetahui tentang keberadaan Pulau Miyajekima, Miyajekima sendiri adalah pulau yang akan menyuguhkan dan memanjakan mata anda dengan keindahan alam yang dimilikinya. Sangat cocok, bagi anda yang ingin mengunjungi tempat wisata yang menenangkan hati dan pikiran. Pulau ini wajib untuk masuk list tempat liburan kalian!

            Sejak terjadinya letusan gunung api pada tahun 2000, para warga yang menghuni pulau Miyake-jima terpaksa harus meninggalkan pulau tersebut dan pindah ke pulau lain yang lebih aman.

            Miyakejima menawarkan pengunjung pemandangan vulkanik yang dinamis dan unik, dan juga menyuguhi kehidupan laut yang menarik. Pengunjung diundang untuk menikmati pantai indah di daratan yang luas, perbukitan, dan juga ikut serta dalam wisata trekking dan diving.
           
            Dan sekarang mari kita buat list tentang tempat apa saja di pulau Miyakejima yang harus dikunjungi dan tentu saja tidak boleh dilewatkan.
1.      Jalur Vulkanik Yang Besar Untuk Trekking


               
                Setelah terjadinya letusan gunung berapi beberapa tahun silam, cairan larva dari gunung berapi tersebut telah mengubur seluruh desa Ako pada tahun 1983. Dan setelahnya, cairan larva itupun mengeras dan dijadikan jalur untuk trekking. Perjalanan ini memperlihatkan tentang bagaimana dahsyatnya letusan gunung berapi pada masa itu.

            Ada beberapa rute pendakian yang tidak terlalu Panjang diseluruh Kawasan Miyakejima untuk dijelajahi, sebagian besar ditandai dengan trotoar yang sangat aman sehingga para pengunjung tidak akan jatuh.

            Untuk para petualang sejati yang berpikir bahwa jalur jalan setapak terlalu mudah, anda dapat mencoba untuk mendaki, menuruni dan mengelilingi pulau pegungan yang bergelombang yang berjarak sekitar 38 KM di garis pantai.

2.      Nippana Shinzan - Gunung yang Terbuat Dalam Semalam


                                Ketika letusan gunung api Miyakejima terjadi pada tahun 1983, sebuah gunung tercipta dalam rentang satu malam. Gunung itu adalah Nippana Shinzan. Gunung itu dapat tercipta karena adanya tumpukan lava dan abu vulkanik. Gunung tersebut tidak terlalu besar, tetapi jalan menuju puncaknya cukup curam. Dari puncak gunung tersebut mata anda akan disuguhkan oleh pemandangan cakrawala yang sangat menawan.


 3.      Tairo-ike and akakokko station (Tsubota area)


(http://www.kankyo.metro.tokyo.jp)
Tairo ike adalah sebuah danau yang tercipta dari mata air dan air hujan yang mengalir kebawah gunung berapi yang tercipta karena adanya ledakan uap leih dari 2.500 tahun yang lalu. Danau, dengan kedalaman 30 meter (98 kaki) dan keliling sekitar 2 kilometer (1,24 mil), adalah danau air tawar terbesar di Kepulauan Izu. Pusat alam Pulau Miyakejima yang dikenal sebagai Stasiun Akakokko (Akakokko-kan) didirikan pada tahun 1993 di pintu masuk Danau Tairo-ike. Rangers dari Wild Bird Society of Japan ditempatkan di sana untuk memberikan informasi tentang alam, dan pusat bahkan termasuk pusat pengamatan burung.

4.            Menjelajahi pulai Miyakejima menggunakan E-Bicycle.


                                                      (https://sethlui.com/visit-miyake-jima-island-tokyo/)

Kalian pasti ingat bukan tentang jalur trekking yang dapat kalian lalui pada saat di pulau Miyajekima? Tenang saja bagi kalian yang tidak terbiasa melakukan trakking dapat mencoba untuk menjalejahi pulau Miyajekima dengan menggunakan E-Bicycle.

Untuk menggunskan e-bycicle ini kalian dapat menyewanya dari asosiasi pariwisata Miyakejima, e-bycicle ini berfungsi sama layaknya motor kecil yang dapat membantu kalian untuk rute menanjak.


5.      Shichishima (Seven Islands) Observation Deck (Ako Area)


                                    (c/naturepark/english/know/park/introduction/kokuritsu/fujihakone/miyakejima/tourism.html)

            dari Dek Observasi Shichishima, yang terletak di setengah jalan menuju gunung Oyama, kalian dapat melihat panorama yang indah secara 360 derajat. Pada hari yang cerah dan terik, kalian dapat melihat secara penuh Kepulauan Izu, dari Pulau Oshima di utara hingga Pulau Hachijojima di selatan. Dek Observasi Shichishima terletak di sebuah bukit bernama gunung Ninan,

Saat terjadinya letusan pada tahun 1983, kawah ini adalah kawah pertama yang dikembangkan di sekitar observatorium, dan deretan kawah terbentuk membentang sepanjang jalan menuju pantai. Pada tahun 2000, letusan lain terjadi, dan observatorium mengalami kerusakan yang cukup signifikan dari abu vulkanik yang berterbangan, aliran piroklastik, dan puing-puing.

 6.      Melihat satwa liar di Miyake Nature Center


Miyakejima adalah surga pengamatan burung yang sangat terkenal yang didirikan pada tahun 1993 dan dirawat oleh orang- orang penduduk desa.

Burung Akakokko (Izu Thrush) asli adalah pemandangan yang didambakan oleh banyak pengamat burung, dan Miyakejima adalah salah satu pulau langka yang terdapat Burung Akakoko.

Jika kamu bukan pengamat burung professional, anda tidak usah khawatir karena anda dapat meminjam teropong gratis dari Pusat Alam untuk dapat mengamati burung.

7.      Furusato-no-yu

                                           (https://www.tokyo-islands.com/en/miyake/)

“Furusato-no-yu adalah spa air panas terbuka di“ Desa Furusato Taiken ”yang terletak di distrik Ako, dibangun dengan tujuan agar manusia dapat berinteraksi dengan alam. Melihat matahari terbenam ke Samudra Pasifik sambil bersantai di pemandian air panas adalah pengalaman yang sangat berharga.

8.      Mercusuar Izu-misaki

                                                  (https://www.tokyo-islands.com/en/miyake/)

Mercusuar Izu-misaki dirancang dalam bentuk persegi, yang dimana bentuk tersebut cukup langka digunakan untuk membangun mercusuar. Dibangun pada tahun 1909, ini adalah salah satu mercusuar tertua di Jepang. Pemandangan alam grand yang indah dari mercusuar ini mempesona, dan bahkan Gunung Fuji pun dapat terlihat pada hari yang cerah,

9.      Megane-iwa Rock - Matahari Terbenam dan Tempat Menyelam Musiman.


                                                     (http://tokyoislands.jp/)

Megane-iwa Rock (secara harfiah kacamata rock) bisa di capai dengan waktu 10 menit berjalan kaki dari Volcano Experience Promenade.

Dinamakan demikian karena biasanya berbentuk seperti kacamata, tetapi gempa bumi yang disebabkan oleh letusan gunung berapi memisahkannya. Tempat ini sangat popular untuk melihat sun-set yang indah, ini juga tempat menyelam yang tidak biasa yang hanya dibuka di bulan Juni dan Oktober. Topografinya unik, seperti tiga lengkungan besar yang dibuat dari aliran lava. Tempat menyelam ini sangat populer, beberapa penyelam akan melakukan perjalanan jarak jauh hanya untuk menyelam di tempat ini.

10.  Berenang bersama lumba-lumba dan snorkelling.



                                                                                (http://tokyoislands.jp/)

 

Tahukah Anda bahwa tempat terbaik untuk berenang dengan lumba-lumba liar adalah pulau tepat di sebelah Miyakejima? Daerah di sekitar tetangga Miyakejima, Mikurajima, dikenal sebagai rumah bagi banyak lumba-lumba liar, Anda bisa berenang bersama mereka. Sementara daerah ini paling dekat dengan Mikurajima, kapal yang berangkat dari Mikurajima memiliki tingkat pembatalan yang tinggi, sedangkan kapal yang berangkat dari Miyakejima memiliki kesempatan lebih rendah untuk dibatalkan. Jadi untuk kesempatan yang lebih baik untuk menikmati Dolphin Swim, kami sarankan pergi dari Miyakejima.

Ada beberapa pantai di Miyakejima yang bagus untuk snorkeling. Airnya sangat transparan di pantai Miyakejima dan ada kepadatan ikan yang tinggi, membuat Anda merasa seperti putri duyung yang berenang di laut! Dari Juli hingga Agustus, ada penjaga pantai yang bertugas di pantai-pantai terpilih, sehingga Anda dapat dengan aman berenang di lautan.


          Berikut list diatas adalah tempat-tempat yang bisa dikunjungi pada saat kita berwisata ke pulau Miyajekima, pulau Miyajekima merupakan tempat yang tepat untuk menikmati keindahan alam dan sebagai stress-relief untuk melupakan betapa hecticnya kegiatan kita sehari-hari dan sungguh tempat yang sangat cocok untuk liburan yang jauh dari keramaian kota.