Miyake-jima
adalah pulau vulkanik yang berpenghuni di kepulauan Izu di Laut Filipina
sekitar 180 kilometer tenggara Honshu, Jepang. Seperti pulau-pulau lain di
kelompok Pulau Izu, Miyake-jima merupakan bagian dari Taman Nasional
Fuji-Hakone-Izu.
Pulau Miyajekima
terletak di kota Kanagawa, kurang lebih 178 KM dari Tokyo. Kita bisa sampai ke
pulau Miyajekima dengan menggunakan berbagai transportasi, misalnya : dengan
pesawat yang memakan waktu sekiranya 1 jam, atau juga bisa menggunakan kapal ferry tetapi nilai minus-nya adalah kita
harus berada di dalam kapal ferry selama 7 jam.
Terlepas dari betapa sibuknya kota Tokyo, tidak begitu
banyak orang yang mengetahui tentang keberadaan Pulau Miyajekima, Miyajekima sendiri
adalah pulau yang akan menyuguhkan dan memanjakan mata anda dengan keindahan
alam yang dimilikinya. Sangat cocok, bagi anda yang ingin mengunjungi tempat
wisata yang menenangkan hati dan pikiran. Pulau ini wajib untuk masuk list
tempat liburan kalian!
Sejak terjadinya letusan gunung api pada tahun 2000, para
warga yang menghuni pulau Miyake-jima terpaksa harus meninggalkan pulau
tersebut dan pindah ke pulau lain yang lebih aman.
Miyakejima menawarkan pengunjung pemandangan vulkanik
yang dinamis dan unik, dan juga menyuguhi kehidupan laut yang menarik.
Pengunjung diundang untuk menikmati pantai indah di daratan yang luas,
perbukitan, dan juga ikut serta dalam wisata trekking dan diving.
Dan sekarang mari kita buat list tentang tempat apa saja di pulau Miyakejima yang harus
dikunjungi dan tentu saja tidak boleh dilewatkan.
1.
Jalur Vulkanik Yang Besar Untuk Trekking
Setelah terjadinya
letusan gunung berapi beberapa tahun silam, cairan larva dari gunung berapi
tersebut telah mengubur seluruh desa Ako pada tahun 1983. Dan setelahnya,
cairan larva itupun mengeras dan dijadikan jalur untuk trekking. Perjalanan ini
memperlihatkan tentang bagaimana dahsyatnya letusan gunung berapi pada masa
itu.
Ada beberapa rute pendakian yang
tidak terlalu Panjang diseluruh Kawasan Miyakejima untuk dijelajahi, sebagian
besar ditandai dengan trotoar yang sangat aman sehingga para pengunjung tidak
akan jatuh.
Untuk para petualang sejati yang
berpikir bahwa jalur jalan setapak terlalu mudah, anda dapat mencoba untuk
mendaki, menuruni dan mengelilingi pulau pegungan yang bergelombang yang
berjarak sekitar 38 KM di garis pantai.
2.
Nippana Shinzan - Gunung yang Terbuat Dalam
Semalam
Ketika letusan gunung api
Miyakejima terjadi pada tahun 1983, sebuah gunung tercipta dalam rentang satu
malam. Gunung itu adalah Nippana Shinzan. Gunung itu dapat tercipta karena
adanya tumpukan lava dan abu vulkanik. Gunung tersebut tidak terlalu besar,
tetapi jalan menuju puncaknya cukup curam. Dari puncak gunung tersebut mata
anda akan disuguhkan oleh pemandangan cakrawala yang sangat menawan.
(http://www.kankyo.metro.tokyo.jp)
Tairo
ike adalah sebuah danau yang tercipta dari mata air dan air hujan yang mengalir
kebawah gunung berapi yang tercipta karena adanya ledakan uap leih dari 2.500 tahun
yang lalu. Danau, dengan kedalaman 30 meter (98 kaki) dan keliling sekitar 2
kilometer (1,24 mil), adalah danau air tawar terbesar di Kepulauan Izu. Pusat
alam Pulau Miyakejima yang dikenal sebagai Stasiun Akakokko (Akakokko-kan)
didirikan pada tahun 1993 di pintu masuk Danau Tairo-ike. Rangers
dari Wild Bird Society of Japan
ditempatkan di sana untuk memberikan informasi tentang alam, dan pusat bahkan
termasuk pusat pengamatan burung.
4. Menjelajahi pulai Miyakejima menggunakan
E-Bicycle.
(https://sethlui.com/visit-miyake-jima-island-tokyo/)
Kalian
pasti ingat bukan tentang jalur trekking yang dapat kalian lalui pada saat di
pulau Miyajekima? Tenang saja bagi kalian yang tidak terbiasa melakukan trakking dapat mencoba untuk menjalejahi
pulau Miyajekima dengan menggunakan E-Bicycle.
Untuk
menggunskan e-bycicle ini kalian dapat menyewanya dari asosiasi pariwisata
Miyakejima, e-bycicle ini berfungsi sama layaknya motor kecil yang dapat
membantu kalian untuk rute menanjak.
5.
Shichishima (Seven Islands) Observation
Deck (Ako Area)
(c/naturepark/english/know/park/introduction/kokuritsu/fujihakone/miyakejima/tourism.html)
dari Dek Observasi Shichishima, yang
terletak di setengah jalan menuju gunung Oyama, kalian dapat melihat panorama
yang indah secara 360 derajat. Pada hari yang cerah dan terik, kalian dapat
melihat secara penuh Kepulauan Izu, dari Pulau Oshima di utara hingga Pulau
Hachijojima di selatan. Dek Observasi Shichishima terletak di sebuah bukit
bernama gunung Ninan,
Saat
terjadinya letusan pada tahun 1983, kawah ini adalah kawah pertama yang dikembangkan
di sekitar observatorium, dan deretan kawah terbentuk membentang sepanjang
jalan menuju pantai. Pada tahun 2000, letusan lain terjadi, dan observatorium
mengalami kerusakan yang cukup signifikan dari abu vulkanik yang berterbangan, aliran
piroklastik, dan puing-puing.
Miyakejima
adalah surga pengamatan burung yang sangat terkenal yang didirikan pada tahun
1993 dan dirawat oleh orang- orang penduduk desa.
Burung
Akakokko (Izu Thrush) asli adalah pemandangan yang didambakan oleh banyak
pengamat burung, dan Miyakejima adalah salah satu pulau langka yang terdapat
Burung Akakoko.
Jika
kamu bukan pengamat burung professional, anda tidak usah khawatir karena anda
dapat meminjam teropong gratis dari Pusat Alam untuk dapat mengamati burung.
7. Furusato-no-yu
(https://www.tokyo-islands.com/en/miyake/)
“Furusato-no-yu adalah
spa air panas terbuka di“ Desa Furusato Taiken ”yang terletak di distrik Ako,
dibangun dengan tujuan agar manusia dapat berinteraksi dengan alam. Melihat
matahari terbenam ke Samudra Pasifik sambil bersantai di pemandian air panas
adalah pengalaman yang sangat berharga.
8. Mercusuar
Izu-misaki
Mercusuar Izu-misaki
dirancang dalam bentuk persegi, yang dimana bentuk tersebut cukup langka digunakan
untuk membangun mercusuar. Dibangun pada tahun 1909, ini adalah salah satu
mercusuar tertua di Jepang. Pemandangan alam grand yang indah dari mercusuar
ini mempesona, dan bahkan Gunung Fuji pun dapat terlihat pada hari yang cerah,
9. Megane-iwa
Rock - Matahari Terbenam dan Tempat Menyelam Musiman.
Megane-iwa
Rock (secara harfiah kacamata rock) bisa di capai dengan waktu 10 menit
berjalan kaki dari Volcano Experience Promenade.
Dinamakan
demikian karena biasanya berbentuk seperti kacamata, tetapi gempa bumi yang
disebabkan oleh letusan gunung berapi memisahkannya. Tempat ini sangat popular
untuk melihat sun-set yang indah, ini juga tempat menyelam yang tidak biasa
yang hanya dibuka di bulan Juni dan Oktober. Topografinya unik, seperti tiga
lengkungan besar yang dibuat dari aliran lava. Tempat menyelam ini sangat
populer, beberapa penyelam akan melakukan perjalanan jarak jauh hanya untuk menyelam
di tempat ini.
10. Berenang
bersama lumba-lumba dan snorkelling.
(http://tokyoislands.jp/)
Tahukah Anda bahwa tempat terbaik untuk berenang dengan lumba-lumba liar
adalah pulau tepat di sebelah Miyakejima? Daerah di sekitar tetangga
Miyakejima, Mikurajima, dikenal sebagai rumah bagi banyak lumba-lumba liar,
Anda bisa berenang bersama mereka. Sementara daerah ini paling dekat dengan
Mikurajima, kapal yang berangkat dari Mikurajima memiliki tingkat pembatalan
yang tinggi, sedangkan kapal yang berangkat dari Miyakejima memiliki kesempatan
lebih rendah untuk dibatalkan. Jadi untuk kesempatan yang lebih baik untuk
menikmati Dolphin Swim, kami sarankan pergi dari Miyakejima.
Ada beberapa pantai di Miyakejima yang bagus untuk snorkeling. Airnya
sangat transparan di pantai Miyakejima dan ada kepadatan ikan yang tinggi,
membuat Anda merasa seperti putri duyung yang berenang di laut! Dari Juli
hingga Agustus, ada penjaga pantai yang bertugas di pantai-pantai terpilih,
sehingga Anda dapat dengan aman berenang di lautan.
Berikut list diatas adalah tempat-tempat yang bisa dikunjungi pada saat kita berwisata ke pulau Miyajekima, pulau Miyajekima merupakan tempat yang tepat untuk menikmati keindahan alam dan sebagai stress-relief untuk melupakan betapa hecticnya kegiatan kita sehari-hari dan sungguh tempat yang sangat cocok untuk liburan yang jauh dari keramaian kota.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar